Pemdes Muara Dua Prioritaskan DD 2025 untuk Pembangunan Siring Irigasi dan Limbah

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beringininfo.id || Kaur, Bengkulu – Pemerintah Desa Muara Dua, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, telah merencanakan penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2025 untuk pembangunan dan rehab siring irigasi dan siring limbah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur desa dan mendukung upaya pencegahan stunting di Desa Muara Dua.

 

Dalam acara titik nol dan peletakan batu pertama, dihadiri oleh Kepala Desa Ansori dan jajaran, Ketua BPD dan anggota, Babinkamtibmas, kordinator kecamatan, ketua Bumdes, pendamping desa kecamatan, pendamping desa lokal, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan segenap masyarakat, Senin 2 Juni 2025 di desa setempat.

Baca Juga :  Desa Penyandingan Susun Peta Pembangunan 2026 dan Gencar Atasi Stunting

 

Kepala Desa Muara Dua, Ansori, menyampaikan bahwa pembangunan siring irigasi menjadi prioritas untuk memastikan akses air bersih yang lebih baik bagi masyarakat desa. “Ketersediaan air bersih sangat penting dalam mendukung kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, guna mencegah stunting yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dan sanitasi yang buruk,” kata Ansori.

 

Pembangunan siring limbah juga menjadi bagian dari program ini, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, sehingga dapat mengurangi risiko penyakit yang berkontribusi terhadap tingginya angka stunting di desa.

Baca Juga :  Kopi: Antara Manfaat Kesehatan dan Efek Samping yang Perlu Diwaspadai

 

Dengan memperbaiki infrastruktur sanitasi dan memastikan ketersediaan air bersih, diharapkan masyarakat desa dapat hidup lebih sehat dan terbebas dari risiko stunting. Pemdes Muara Dua juga akan terus melakukan edukasi kepada warga mengenai pentingnya kebersihan, pola makan sehat, serta peran keluarga dalam mencegah stunting.

Penulis : Myco

Editor : Admin MT

Berita Terkait

Ketika Hujan Tak Lagi Dapat Disalahkan: Analisis Kritis Hukum Lingkungan atas Banjir di Rejang Lebong  
Rumah Mereka Dijarah: Nestapa Gajah Seblat yang Terusir dari Hutan Bengkulu Akibat Tambang dan Sawit
Kebakaran Pondok Kebun di Kaur Hancurkan Aset Warga, Wabup Abdul Hamid Gerak Cepat Salurkan Bantuan  
Dikorbankan demi Jabatan: Tragedi Karyawan yang Masuk Penjara Akibat Ulah Bos Tak Bertanggung Jawab
Musrenbangdes Muara Dua Tetapkan Prioritas: Talud, Rabat, dan Jembatan Gantung Jadi Utama Tahun 2026
Kopi: Antara Manfaat Kesehatan dan Efek Samping yang Perlu Diwaspadai
Warga Penyandingan Bersatu Padu Perbaiki Jalan, Bukti Kekuatan Swadaya
Desa Penyandingan Susun Peta Pembangunan 2026 dan Gencar Atasi Stunting
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 18:53 WIB

Ketika Hujan Tak Lagi Dapat Disalahkan: Analisis Kritis Hukum Lingkungan atas Banjir di Rejang Lebong  

Kamis, 2 April 2026 - 18:37 WIB

Rumah Mereka Dijarah: Nestapa Gajah Seblat yang Terusir dari Hutan Bengkulu Akibat Tambang dan Sawit

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:35 WIB

Dikorbankan demi Jabatan: Tragedi Karyawan yang Masuk Penjara Akibat Ulah Bos Tak Bertanggung Jawab

Selasa, 23 Desember 2025 - 11:07 WIB

Musrenbangdes Muara Dua Tetapkan Prioritas: Talud, Rabat, dan Jembatan Gantung Jadi Utama Tahun 2026

Sabtu, 29 November 2025 - 09:35 WIB

Kopi: Antara Manfaat Kesehatan dan Efek Samping yang Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru